Sabtu, Desember 17, 2011

LAPORAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 3 SDN TEGALSARI TAHUN PELAJARAN 2011/2012



NoNamaAgamaPKnB.IndMMIPAIPSPend.JSBKBhs.JSSJJumlahPeringkat
1M. Taufik Nurhakiki7373666467687575677570331
2Ahmad Mardiyanto7076726667728078678072821
3Hasan Saputra7172786265698075667571328
4M. Ridwan7369736666688075687671427
5M. Syahrul Huda7378716566708075687572123
6Annisa Firdaus8273716667687575697672222
7Misbahul Royan7369706870707575737872123
8Alfian Alfa Nur Wahid818180797976757574767769
9Agus Dwi Setiyawan8278706466697575737672821
10Aprilia Gita Safarindah8284736767727579728175214
11Agis Ahmad Zidan8076717268718075747874517
12Bayu Putra Nugraha758482747877807683787878
13Dodik Alfa Rizky8379757170768075717875811
14Dea Tri Astuti8266666567687575707570929
15Dela Icha Fitri8076758069737575737875412
16Dito Firmansah7971676766698075707571920
17Eryke Afifah7779747469717575728074616
18Eva Budi Setyorini7574726869717577757873419
19Ifani Nur Aini848078807982757981807987
20Intan Jati Handrika888887808185758385858376
21Jihan Hanifah909093848187758778858504
22Kiki Luky Candra8275727268748075748175313
23Khoirul Anam7173676466698075697370730
24Lilis Erlina Utami7068646366697575707369332
25Muh. Alfian Adi Saputra7275727272757576767874318
26Natannael809694898790758188858652
27Oktafianto Listiyo Nogroho809793898281808287888593
28Rania Faridatul Hasna918691838385758579908485
29Rahmatul Wafiq Azizah7378727270757577728374715
30Risti Hanifah7071676367747576717570929
31Silfia Rosaliana7178836874717579798175910
32Salsabila929497938990758783908901
33Tegar Anggoro Sekti7073727070708075697372222
34Uut Novianti7072696670688076697571526
35Vanesa Dwi Anggrahini909282838187808987888593
36M. Andrian Maulana7371716669698075697571825
37Wibisana Juan Ganendra7377707374768075737674715
38Daffa Alfa Rizky Wijaya7672736667698075697372024

Selasa, April 05, 2011

PERPUSTAKAAN WIDYASARI PUSTAKA


PERATURAN & TATA TERTIB PERPUSTAKAAN WIDYASARI PUSTAKA
I.      JAM BUKA
1.          Senin s/d Kamis : Pk. 07.00 – 12.00 WIB
2.          Jumat & Sabtu   : Pk. 07.00 – 11.00 WIB

II.   KEANGGOTAAN
1. Yang dapat menjadi anggota adalah: Siswa Kelas I S/d Kelas VI dan Semua Guru SD Negeri Tegalsari.
2. Kepada siswa diberikan kartu anggota yang berlaku selama 1 (satu) tahun ajaran.

III. SYARAT-SYARAT MENJADI ANGGOTA
1.      Siswa mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.
2.      Siswa menyerahkan 1 (satu) buah pasfoto ukuran 3 X 4

IV.   SYARAT-SYARAT PEMINJAMAN
1. Siswa menunjukkan kartu anggotanya.
2. Setiap anggota dapat meminjam sebanyak 2 (dua) buku dan 2 (dua) majalah untuk satu masa pinjam
3. Lama Waktu peminjaman 1 (satu) minggu dan dapat diperpanjang 1 kali masa pinjam, apabila buku /   majalah yang dipinjam tidak dipesan orang lain.

V.      KOLEKSI YANG TIDAK DAPAT DIPINJAM KELUAR
1.          Bahan-bahan referens (Ensiklopedi, kamus, dll)
2.          Surat Kabar
3.          Majalah-majalah nomor baru
4.          Buku-buku cadangan (on reserved books) yang berada di ruang referensi hanya boleh dibaca di tempat.

VI.   DENDA / SANKSI
1. Bagi siswa yang terlambat mengembalikan buku / majalah pada waktu yang telah ditentukan dikenakan denda sebesar Rp. 200 per buku / hari.
2. Setiap anggota diwajibkan memelihara buku / majalah yang dipinjam dengan sebaik-baiknya. Apabila buku / majalah yang sedang dipinjam rusak maka anggota yang bersangkutan diwajibkan mengganti kerugian, yang besarnya ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
3. Apabila buku / majalah yang dipinjam hilang, maka peminjam harus mengganti dengan buku / majalah yang Sama. Apabila tidak dapat, maka yang bersangkutan dapat mengganti dengan uang sebesar 3 (tiga) kali harga buku.





VII. TATA TERTIB
1. Setiap pengunjung diwajibkan melepas alas kaki sebelum masuk ruangan.
2. Setiap pengunjung wajibkan mengisi buku tamu.
3. Setiap pengunjung perpustakaan diminta untuk turut menjaga ketenangan, ketertiban, dan kebersihan ruang perpustakaan dengan:
Ä  Tidak membuat keributan, bercanda, berteriak, mengobrol, dan tindakan-tindakan lain yang dapat mengganggu sesama pemakai.
Ä  Tidak makan dan minum  dalam ruang perpustakaan.
Ä  Tidak mencoret-coret meja dan peralatan lain dalam ruang perpustakaan
Ä  Tidak memindahkan meja dan kursi yang talah ditata
Ä  Membuang sampah di tempat yang telah disediakan
Ä  Tidak diperkenankan membawa tas dan bungkusan lain ke dalam ruang perpustakaan. Disediakan tempat khusus untuk menaruh barang-barang tersebut, Barang-barang berharga seperti uang dan sebagainya agar dibawa. karena perpustakaan tidak bertanggung jawab akan adanya kehilangan serta barang yang tertinggal.
Ä  Tidak diperkenankan membawa keluar buku / majalah / bahan pustaka lainnya milik perpustakaan, tanpa dicatat dahulu di bagian peminjaman.
Ä  Pencurian dan penyobekan bahan pustaka merupakan pelanggaran. Untuk itu pelanggar dapat dicabut keanggotaannya atau dikenakan sanksi administrasi.
4. Sanksi dapat dikenakan kepada setiap anggota / pemakai perpustakaan yang tidak mentaati tata tertib.
5. Staf / petugas perpustakaan berhak untuk menegur dan meminta kepada pemakai yang dianggap mengganggu ketenangan suasana untuk meninggalkan ruang perpustakaan.
6. Tata tertib ini berlaku bagi semua pemakai / pengunjung / anggota perpustakaan


Minggu, Desember 12, 2010

Internet vs Perpustakaan dalam Era Keterbukaan Informasi

GLOBALISASI informasi memaksa kita turut mengambil peran dalam setiap aspeknya. Hingga tanpa terasa, kita disuguhi ragam jenis informasi dengan berbagai bentuk dan fungsinya masing-masing.

Lalu di manakah peran kita? Sebagai subjek atau hanya objek semata? Era keterbukaan informasi yang ditandai dengan kemunculan internet pada awal abad 21 membuka begitu banyak keran informasi yang sebelumnya tak pernah terbayangkan. Bermula dari Arpanet, sebuah jaringan eksperimen milik pemerintah Amerika Serikat berbasis komunikasi data paket yang didirikan di tahun 1969. Tujuannya untuk menghubungkan para periset ke pusat-pusat komputer, sehingga mereka bisa bersama-sama memanfaatkan sarana komputer seperti disk space, database, dan lain-lain. Kegiatan ini disponsori Departemen Pertahanan Amerika Serikat bersama lembaga yang dinamakan Advanced Research Projects Agency (ARPA). Di awal 1980-an, Arpanet terpecah menjadi dua jaringan, yaitu Arpanet dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antarjaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut internet saja. Pemakaiannya sudah bukan murni untuk riset saja, tetapi mencakup kegiatan sosial, komersial (melalui jaringan antarkomersial), budaya, dan lain-lain.

Ledakan sumber informasi ini mengakibatkan banyak orang sangsi dengan keberadaan perpustakaan, yang sejak awal merupakan tempat rujukan informasi terpercaya yang tidak ada tandingannya. Keberadaan internet mampu menggeser paradigma masyarakat mengenai informasi. Keberadaan internet jugalah yang akhirnya membuat tempat seperti perpustakaan kehilangan ruhnya karena pemikiran masyarakat untuk menggunakan sarana paling mudah, murah, cepat, dan tanpa batas dalam mengakses informasi.

Nasib perpustakaan

Kemudian timbul pertanyaan, apakah keberadaan internet dapat menjadi pintu kehancuran dunia perpustakaan? Pertanyaan lama yang kini dijawab dengan semakin jarangnya orang yang berkunjung ke perpustakaan-perpustakaan umum dibandingkan dengan warung internet (warnet) yang semakin menjamur.

Perpustakaan sebagai sarana pencarian, penyimpanan, dan sarana temu balik informasi pada hakikatnya tidak akan mati selama ia dikelola dengan profesional. Tidak berbeda jauh dengan internet, bahkan menyerupai, perpustakaan dan internet mempunyai fungsi yang sama berkenaan dengan informasi. Internet adalah perpustakaan maya. Internet dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar alternatif bagi kalangan akademisi setelah perpustakaan konvensional di lembaga pendidikan tinggi.

Timbul pertanyaan berikutnya, lalu bagaimanakah pengelolaan perpustakaan yang benar agar eksistensinya tetap terjaga, ketika teknologi bermunculan dan seperti saling melindas satu dan lainnya?

Pustakawan dan pengelola perpustakaan sebaiknya menyadari betul fungsi perpustakaan. Berawal dari kegiatan pengadaan, pengolahan, penyebaran informasi dan preservasi. Proses pengadaan berkaitan dengan visi dan misi serta kebijakan yang diambil oleh institusi penaungnya. Misalnya bagi perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi, pengadaan buku atau jurnal tentunya terkait dengan fakultas atau program studi yang diselenggarakan di tempat tersebut. Kegiatan pengadaan yang baik harus terkoordinasi secara baik oleh pihak-pihak yang berkepentingan, karena terkait dengan anggaran dana. Pustakawan harus memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih mana koleksi yang nanti akan dibutuhkan kelompok penggunanya. Selain itu harus pandai melakukan lobi agar anggaran dana tersebut memadai. Di bagian inilah pustakawan hendaknya mengerahkan tenaga dan pikirannya agar koleksi perpustakaan berkembang, kepuasan pengguna tercapai, dan tujuan institusi teraih.

Penyebaran informasi identik dengan pelayanan. Pelayanan perpustakaan merupakan ujung tombak sebuah perpustakaan. Pelayanan yang ramah dan menyenangkan merupakan salah satu kunci terpenting di samping kelengkapan koleksi yang dapat menjadi daya tarik kunjungan ke perpustakaan. Di bagian pelayanan inilah sebuah sistem yang dijalankan di perpustakaan dapat dinilai baik atau tidaknya. Sistem perpustakaan yang baik haruslah memenuhi persyaratan: mudah melakukan temu balik informasi, yang ditandai dengan ada-tidaknya alat penelusuran seperti katalog. Selain itu, adanya rambu-rambu perpustakaan yang dapat memudahkan pengguna dan petugas, serta petugas yang komunikatif dan memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap ilmu dan pengetahuan. Yang terakhir, preservasi (pelestarian bahan pustaka) harus dilakukan dengan berkesinambungan. Pengguna tentu merasa tidak nyaman pada bahan bacaan yang tidak layak dibaca karena banyak halaman hilang karena sobek ataupun karena dimakan usia.

(Penulis, pustakawan, tinggal di Bandung)**

Sumber :

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20100217121122&idkolom=opinipendidikan

Minggu, Desember 13, 2009

JUMLAH INVENTARIS BUKU TEXT/PELAJARAAN TAHU 2009/2010



No Tanggal Nama Buku Kelas Jilid Seri Pengarang Penerbit Jumlah Keterangan
Kejadian
1 14/1/2009 PKn 1 - - Tijan Aneka ilmu 40
2 - - Setiatiti Aneka ilmu 40
3 - - Prayoga Bestari Aneka ilmu 30
4 - - Prayoga Bestari Aneka ilmu 35
5 - 1 Setiatiti Aneka ilmu 28
- 2 Setiatiti Aneka ilmu 10
6 - 1 Setiatiti Aneka ilmu 28
- 2 Setiatiti Aneka ilmu 10
221
2 14/1/2009 Ilmu Pengetauhan Alam 1 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
3 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
4 - - Budi Waluyo Bengawaan Imu 33
39
3 14/1/2009 Matematika 1 - - Pornomosidi Aneka Ilmu 40
- 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - - Amin Mustofa Depnas 38
- 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
3 - - Nur Fajriah Depnas 34
- 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
4 - - YD Sumanto Depnas 28
146
4 14/1/2009 SBK 1 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
3 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
6
5 14/1/2009 Bahasa Indonesa 1 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
3 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
6
6 14/1/2009 Belajar Tematik 1 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
3 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
6
7 14/1/2009 IPS 1 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
2 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1






























No Tanggal Nama Buku Kelas Jilid Seri Pengarang Penerbit Jumlah Keterangan
Kejadian
3 - 1 Hida Karli Erlangga 1
- 2 Hida Karli Erlangga 1
- Sunarso Sindupres 35
4 - - Tanti hisnu Aneka ilmu 30
5 - - Endang Aneka ilmu 30
6 - - SW. Widodo Aneka ilmu 30
131
8 JUMLAH 555

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons